Image/Gambar/Citra

Gambar/Graphics/citra merupakan suatu fungsi dengan nilai-nilai yang berupa intensitas cahaya pada tiap-tiap titik pada bidang yang telah diquantisasikan (diambil sampelnya pada interval diskrit). Komponen gambar/grafis merupakan unsur yang mendominasi sebuah presentasi multimedia

Nilai intensitas warna pada suatu pixel disebut gray scale level.

1 bit → binary-valued image (0 – 1)

8 bits → gray level (0 – 255)

16 bits → high color (216)

24 bits → 224 true color

Chapter 2 – “Teks, Gambar dan Grafik”

Antonius Rachmat, S.Kom & Alphone Roswanto, S.Kom

32 bits → true color (232)

Format gambar digital memiliki 2 parameter:

􀂃 spatial resolution pixels X pixels

􀂃 color encoding bits / pixel

Elemen Dasar Citra Digital

  1. Kecerahan (Brightness)

–Kecerahan : intensitas cahaya rata-rata dari suatu area yang melingkupinya.

  1. Kontras (Contrast)

–Kontras : sebaran terang (lightness)dan gelap (darkness)di dalam sebuah citra.

–Citra dengan kontras rendah komposisi citranya sebagian besar terang atau sebagian besar gelap.

–Citra dengan kontras yang baik, komposisi gelap dan terangnya tersebar merata.

  1. Kontur (Contour)

–Kontur : keadaan yang ditimbulkan oleh perubahan

intensitas pada pixel-pixel tetangga, sehingga kita dapat

mendeteksi tepi objek di dalam citra.

  1. Warna (Color)

–Warna : persepsi yang dirasakan oleh sistem visual

manusia terhadap panjang gelombang cahaya yang

dipantulkan oleh objek.

–Warna-warna yang dapat ditangkap oleh mata manusia

merupakan kombinasi cahaya dengan panjang berbeda.

Kombinasi yang memberikan rentang warna paling lebar

adalah red (R), green(G)dan blue (B).

  1. Bentuk (Shape)

-Bentuk : properti intrinsic dari objek tiga dimensi, dengan pengertian bahwa bentuk merupakan

properti intrinsik utama untuk visual manusia.

–Umumnya citra yang dibentuk oleh manusia merupakan 2D, sedangkan objek yang dilihat adalah 3D.

  1. Tekstur (Texture)

–Tekstur : distribusi spasial dari derajat keabuan di dalam sekumpulan pixel-pixel yang bertetangga.

Ukuran gambar bergantung pada format representasi gambar yang dipergunakan untuk transmisi.

Transmisi berdasar format representasi gambar :

1. Raw image data transmission

• Gambar di-generate melalui video digitizer dan ditransmisikan dalam format digital dari video digitizer.

• Kapasitas transmisi = spatial resolution * pixel quantization

Contoh :

Gambar dengan resolusi 640 x 480 pixel dengan pixel quantization 8 bit per pixel. Maka untuk transmisi diperlukan 307200 bytes pada jaringan komputer.

2. Compressed image data transmission

• Gambar di-generate oleh video digitizer dan dikompres terlebih

dahulu sebelum ditransmisikan.

• Penurunan ukuran gambar tergantung pada metode kompresi dan

compression rate yang dipergunakan.

• Contoh : JPEG, MPEG

3. Symbolic image data transmission

• Gambar di presentasikan melalui symbolic data representation sebagai image primitive (bentuk dasar 2D atau 3D), atribut, dan informasi kontrol lain.

• Metode ini dipergunakan dalam computer graphics

FORMAT FILE GAMBAR

  • Bitmap (.BMP)
  • Joint Photographic Expert Group (.JPEG/JPG)
  • Graphics Interchange Format (.GIF)
  • Portable Network Graphics (.PNG)
  1. Bitmapped graphics
  2. Vector graphics
Iklan

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: